JANJIMU.COM, – SOPPENG – Konsolidasi Kader Partai Golkar Dapil II Sulawesi Selatan di Kabupaten Soppeng berlangsung meriah, megah, dan penuh nuansa politik tingkat tinggi. Kemasan acara yang elegan bahkan disebut-sebut menyerupai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda), meski sejatinya hanya agenda konsolidasi kader. senin, 18/5.
Di tengah semarak kegiatan yang mempertemukan tokoh-tokoh penting Golkar dari sembilan kabupaten/kota itu, sosok Dr. Supriansa justru tampil dengan nada rendah hati saat diserbu pertanyaan awak media terkait pujian yang dilontarkan Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Muhiddin.
Dengan tenang, Supriansa menjawab singkat namun penuh makna. “Apalah saya ini. Datang tak menambah, tak datang tak mengurangi. Sebagai kader partai sudah semestinya begitu,” ujarnya.
Pernyataan itu langsung menjadi perhatian para kader dan tamu yang hadir. Di tengah dinamika politik Golkar Sulsel yang terus menghangat, Supriansa memilih menegaskan loyalitas dan pengabdiannya kepada partai berlambang pohon beringin tersebut.
Menurut Anggota DPR RI periode 2019–2024 itu, pengorbanan waktu dan tenaga untuk Partai Golkar bukanlah sesuatu yang harus dibesar-besarkan.
“Saya kira tidak ada artinya pengorbanan waktu dan tenaga saya ini demi Partai Golkar. Apalagi Partai Golkar pernah mengantar saya menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024, itu tidak bisa dilupakan,” katanya.
Ia menegaskan, dirinya tidak ingin menjadi kader yang melupakan jasa partai setelah menikmati amanah politik.
“Masa partai ini pernah ibarat membantu lalu saya melupakan begitu saja. Itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.
Supriansa juga menekankan bahwa kekuatan partai politik lahir dari kebersamaan, bukan dari figur semata. Karena itu, menurutnya perjuangan partai harus dijalankan bersama-sama oleh seluruh kader.
“Perjuangan partai tidak bisa diurus oleh satu orang saja. Harus melibatkan banyak orang. Karena yakinlah, kebersamaan dan kekompakkan akan melahirkan kekuatan,” ujarnya.
Menariknya, Supriansa mengaku bersyukur meski dirinya tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, hubungan baik dengan masyarakat Soppeng, insan media, LSM, aparat kepolisian, hingga kader lintas partai tetap terjalin hangat.
“Hubungan baik ini tidak bisa dinilai dengan materi karena hati yang saling menyapa dan saling menerima,” ucapnya.
Momentum konsolidasi Golkar itu pun disebut Supriansa sebagai ajang reuni penuh keakraban bersama para Ketua DPD II dari sembilan daerah, yakni Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai, dan Bulukumba.
Ia berharap kegiatan konsolidasi yang dipercayakan kepada DPD II Golkar Soppeng sebagai tuan rumah itu mampu membawa manfaat besar, bukan hanya untuk partai, tetapi juga untuk masyarakat luas.
“Semoga acara konsolidasi Partai Golkar ini memberi manfaat dan keberkahan buat rakyat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
editor: Sahar







