JANJIMU.COM, – MAKASSAR – Sebanyak tujuh anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Soppeng ambil bagian dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Graha Pena Makassar, Selasa (2/6/2026).
Kehadiran delegasi PWI Soppeng menjadi bentuk keseriusan dan komitmen organisasi dalam menyukseskan agenda besar insan pers Sulawesi Selatan yang akan menentukan nahkoda baru PWI Sulsel untuk periode lima tahun ke depan.
Konferprov tahun ini berlangsung semarak dan penuh dinamika. Ratusan wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan akan memadati arena konferensi untuk mengikuti proses demokrasi organisasi yang dinilai sangat strategis bagi masa depan dunia jurnalistik di daerah.
Dewan Penasehat PWI Soppeng, Buhari Abu, menegaskan bahwa partisipasi delegasi dari Soppeng bukan sekadar memenuhi agenda organisasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga marwah dan profesionalisme pers.
“PWI Soppeng hadir untuk berpartisipasi aktif dalam Konferprov PWI Sulsel. Kami berharap kegiatan ini melahirkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin profesional, solid, dan berkontribusi terhadap kemajuan dunia pers di Sulawesi Selatan,” ujarnya kepada JANJIMU.COM
Konferprov PWI Sulsel 2026 menjadi momentum penting bagi insan pers untuk menentukan arah organisasi di tengah tantangan dunia media yang terus berkembang pesat. Selain membahas program strategis organisasi, konferensi ini juga menjadi ajang konsolidasi wartawan se-Sulsel dalam memperkuat independensi dan kualitas jurnalistik.
Persaingan menuju kursi Ketua PWI Sulsel pun dipastikan berlangsung ketat. Dua figur yang maju sebagai kandidat yakni Amrullah Basri dan Suwardi Thahir, keduanya dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik dan organisasi pers.
Panitia pelaksana memperkirakan lebih dari 400 peserta menghadiri kegiatan tersebut, terdiri dari peserta penuh yang memiliki hak suara serta peserta peninjau dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Delegasi PWI Soppeng diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam setiap agenda persidangan sekaligus mempererat silaturahmi antarwartawan se-Sulawesi Selatan.
Kehadiran mereka juga menjadi simbol semangat kebersamaan untuk terus menjaga eksistensi organisasi dan meningkatkan kualitas pers yang berintegritas di daerah.







