JANJIMU.COM, – SOPPENG – Usai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan yang menetapkan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel periode 2026–2031, perhatian kader dan publik politik kini mulai tertuju ke Kabupaten Soppeng. Musda DPD II Partai Golkar Soppeng disebut-sebut akan segera digelar dan diprediksi berlangsung panas. Minggu, (19/7/2026).
Dua figur besar Partai Golkar Soppeng dinilai memiliki kekuatan politik yang sama-sama kuat, yakni Andi Kaswadi Razak yang akrab disapa Pung Dulli dan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng.
Andi Kaswadi Razak saat ini menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng dan telah memimpin partai selama tiga periode. Di bawah kepemimpinannya, Golkar berhasil menjadi pemenang Pemilu Legislatif di Soppeng dengan perolehan 11 kursi DPRD. Rekam jejak politiknya juga diperkuat dengan keberhasilannya menjabat Bupati Soppeng selama dua periode.
Di sisi lain, Suwardi Haseng juga memiliki perjalanan politik yang tak kalah mentereng. Ia tiga kali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Soppeng, pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, hingga akhirnya memenangkan Pilkada 2024 dan kini menjabat sebagai Bupati Soppeng.
Dalam setiap kontestasi politik yang diikutinya, baik pemilihan legislatif maupun kepala daerah, Suwardi Haseng dikenal belum pernah mengalami kekalahan.
Namun, di balik kekuatan dua tokoh tersebut, sejumlah kalangan menilai arah kepemimpinan Golkar Soppeng tidak hanya ditentukan oleh pertarungan figur di daerah. Nama Dr. Supriansa justru disebut memiliki pengaruh besar dalam proses penentuan Ketua DPD II Golkar Soppeng.
Supriansa, yang akrab disapa Anca, merupakan kader senior Partai Golkar dengan pengalaman panjang di dunia politik. Ia pernah menjabat Wakil Bupati Soppeng, anggota Komisi III DPR RI, hingga dipercaya menjadi Ketua Mahkamah Partai Golkar.
Selain itu, Supriansa juga dikenal memiliki kedekatan dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, serta hubungan baik dengan H. Muhiddin, tokoh senior Golkar yang belum lama ini menjabat sebagai Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Dengan posisi dan jejaring politik yang dimilikinya di tingkat pusat, banyak pengamat dan kader menilai Supriansa berpotensi menjadi figur penentu dalam dinamika Musda DPD II Golkar Soppeng. Siapa pun yang nantinya mendapat dukungan politik darinya diyakini akan memiliki peluang lebih besar dalam perebutan kursi Ketua DPD II Golkar Soppeng.
Bersambung…







