JANJIMU.COM, – SOPPENG – Panggung politik Kabupaten Soppeng sempat memanas dalam perhelatan Pilkada 2024. Persaingan antara paslon nomor urut 01, siAP-ADA (Andi Mapparemma – Andi Adawiah) dan paslon nomor urut 02, SUKSES (Suwardi Haseng – Selle KS Dalle) menyisakan jejak kompetisi yang kuat di tengah masyarakat.
Namun, suasana berbeda tampak dalam momen buka puasa bersama yang digelar Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (22/2). Di antara para tamu undangan, hadir sosok yang tak asing dalam kontestasi lalu, Andi Mapparemma. Kehadirannya sontak menjadi perhatian. Bukan lagi sebagai rival politik, melainkan sebagai sahabat dalam bingkai silaturahmi Ramadan.
Politisi senior PDI Perjuangan itu hadir dengan gestur tenang dan penuh kehangatan, menegaskan bahwa kontestasi telah usai, namun persaudaraan tetap abadi.
Meski pasangan SUKSES keluar sebagai pemenang Pilkada, momen ini seolah menjadi “tamparan halus” bagi para pendukung yang masih terjebak dalam sekat-sekat fanatisme.
Politik, pada akhirnya, adalah kompetisi gagasan dan program bukan permusuhan personal.
“Politik adalah urusan lima tahunan, namun silaturahmi adalah kewajiban seumur hidup.” Nilai itu terasa nyata dalam pertemuan dua tokoh yang sebelumnya berhadapan di arena demokrasi.
Tentu saja, publik tak bisa sepenuhnya melepaskan kacamata politik dalam membaca peristiwa ini. Sebagian menilai apakah ini sekadar silaturahmi Ramadan, atau sinyal bahwa PDI Perjuangan akan mengambil posisi sebagai mitra kritis yang elegan bagi pemerintahan Suwardi–Selle ke depan.
Apa pun tafsirnya, Andi Mapparemma telah menunjukkan bahwa menjadi petarung tangguh di lapangan tidak berarti kehilangan etika di luar politiknya. Begitu pula Suwardi Haseng, sebagai pemenang, memperlihatkan sikap terbuka dengan merangkul rivalnya.
Pertemuan ini menjadi bukti bahwa di Soppeng, rivalitas politik tak harus mengubur nilai-nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge. Sejarah mungkin mencatat siapa yang menang, tetapi rakyat akan selalu mengingat siapa yang mampu menjaga kerukunan setelah pertarungan usai.












